LOPE : Sebuah Tradisi Menjaga Sumber Daya Ikan di Waduk Malahayu


Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (BRSDI) merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Riset di Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan - Kementerian Kelautan dan Perikanan. BRSDI memiliki tugas dan fungsi melakukan penelitian dan Kajian untuk pemulihan Sumber Daya Ikan.

CBF (Cultured Based Fisheries) merupakan penerapan program Perikanan Tangkap Berbasis Budidaya¸ CBF merupakan sistem budidaya ikan air tawar yg dikembangkan di perairan waduk dalam rangka Konservasi SDA, dimana ikan CBF tidak perlu ada penjaga dan juga tidak perlu diberi pakan ikan tambahan, karena ikan CBF ditebar bebas di waduk dan memakan plankton yang ada di waduk. Sebuah alternatif pengembangan perikanan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Di waduk malahayu terdapat tradisi yang sudah dilakukan beberapa tahun terakhir yang dikenal dengan istilah “Lope” atau sekilo gope. Dimana nelayan diwajibkan menyisihkan penghasilan dari setiap 1 kg hasil tangkapan akan dikenakan retribusi sebesar Rp.500,- 

Hasil dari retribusi tersebut akan dikelola oleh kelompok nelayan malahayu untuk nantinya membeli bibit-bibit ikan baru yang akan di tebar kembali ke dalam waduk malahayu sehingga Sumber Daya Ikan memiliki keberlanjutan. Klik di sini untuk melihat videonya.

Post a Comment

0 Comments